Tren Iklan Digital Berpeluang Naik

Tren iklan digital naikTEMPO.COJakarta – PT Fortune Indonesia Tbk optimistis kinerjanya akan membaik memasuki 2016. Direktur Indira Abidin mengatakan pertumbuhan pendapatan bisa bertahan di angka dua digit. Sebelumnya, perusahaan sudah bisa mencapai target pertumbuhan di level dua digit. “Saya tidak bisa memberikan angkanya secara pasti,” ucapnya di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 18 Januari 2016.
Indira cukup optimistis karena belanja iklan sejumlah kliennya masih tetap jalan di tengah masih melemahnya kondisi ekonomi. Ia tak menampik jika dikatakan biaya iklan di perusahaan mengalami pengurangan, tapi alokasi belanja iklan tetap ada. “Memang berkurang untuk iklan, tapi tidak dihilangkan,” tuturnya.
Ia menambahkan, ada pergeseran strategi pemasangan iklan belakangan ini. Semakin maraknya penggunaan media sosial dan digital mendorong sejumlah konsumen memilih berpromosi ke segmen digital. Dengan munculnya tren ini, diprediksi segmen digital akan makin digemari nantinya. Untuk saat ini, segmen digital sendiri belum memberikan kontribusi yang besar bagi pendapatan emiten berkode FORU tersebut.
Kendati demikian, perusahaan mulai serius membangun unit bisnis yang berfokus mengembangkan iklan berbasis digital. Potensi terbesar, kata Indira, ada pada segmen pengguna telepon seluler. Indira beralasan saat ini hampir 52 persen orang menghabiskan banyak waktunya di depan ponsel dibanding di televisi dan komputer. “Tapi kalau bicara spending (belanja) iklan, televisi masih yang terbesar.”
Pada kuartal III 2015, pendapatan usaha Fortune Indonesia sedikit terkoreksi dibanding pada periode yang sama sebelumnya. Tercatat pendapatan perusahaan yang bergerak di bidang periklanan dan public relations ini sebesar Rp 294,18 miliar dan pada kuartal III 2014 mencapai 296,16 miliar. Sedangkan laba perusahaan mencapai Rp 2,3 miliar pada kuartal III 2015 atau turun dari sebelumnya Rp 3,5 miliar.

Sumber:

http://bisnis.tempo.co/read/news/2016/01/18/090737158/tren-iklan-digital-berpeluang-naik