Ramaikan Antusiasme Budaya Modifikasi, Royal Enfield Kembali Hadir di Kustomfest 2017

Menghadirkan karya finalis kompetisi RE-BUILD: The Classic Challenge, karya modifikasi Continental GT café racer, hingga visualisasi dari sketch artist

                

Yogyakarta, 7 Oktober 2017 – Seiring dengan meningkatnya perkembangan budaya modifikasi di tanah air, brand sepeda motor legendaris Royal Enfield pada tahun ini kembali berpartisipasi dalam Kustomfest, salah satu gelaran festival budaya modifikasi atau custom culture terbesar di tanah air. Acara tahunan yang kali ini berlangsung pada tanggal 7-8 Oktober 2017, di Jogja Expo Center (JEC), Jogjakarta ini melibatkan seluruh penggiat modifikasi di ranah lokal maupun internasional dalam menampilkan karya-karya terbaiknya sebagai refleksi kekayaan budaya Indonesia.

 

Royal Enfield menampilkan serangkaian sepeda motor terbaiknya antara lain Classic 500 Battle Green, Classic 350 Redditch Blue, Bullet 350 Black, Continental GT Green, dan yang tidak kalah menarik adalah Silver Bullet, yang merupakan modifikasi café racer karya White Collar Bike. Terdapat juga berbagai aksesoris, gear, dan apparel untuk melengkapi gaya berkendara para riders yang tersedia di booth Royal Enfield area A7-A9. Selain itu, tersedia voucher gear & apparel senilai Rp 500.000,- bagi setiap pembelian satu unit sepeda motor Royal Enfield yang berlaku di seluruh exclusive store Royal Enfield.

Pada gelaran Kustomfest kali ini juga, Royal Enfield mengundang 8 builders terpilih yang berhasil memenuhi kualifikasi sebagai finalis dalam ajang kompetisi modifikasi sepeda motor RE-BUILD: The Classic Challenge yang digelar oleh PT Distributor Motor Indonesia selaku dealer eksklusif Royal Enfield di Indonesia. Para builders ini mempresentasikan konsep modifikasi terbaiknya di hadapan para juri.

 

“Kami sangat antusias dapat berpartisipasi kembali dalam Kustomfest 2017 dimana kali ini kami ingin menghadirkan kesan yang lebih mendalam bagi para penggemar otomotif, khususnya sepeda motor dan juga para penggiat modifikasi dengan mengadakan berbagai kegiatan menarik yang berkaitan dengan custom culture. Sejalan dengan tema Kustomfest pada tahun ini, ‘No Boundaries’, karakter sepeda motor Royal Enfield yang fleksibel dan sederhana sangat cocok bagi para pecinta budaya modifikasi untuk mengeksplorasi kreatifitas mereka tanpa batas,” kata Ade Sulistioputra, Managing Director PT Distributor Motor Indonesia.

 

City Ride “RE-Ride Jogja”

 

Selama Kustomfest, Royal Enfield juga mengadakan kegiatan city ride bertajuk ‘RE-Ride Jogja’, yang melewati rute dalam kota Jogjakarta hingga ke gunung Kidul. Para pengunjung terpilih yang telah mendaftarkan diri ke booth Royal Enfield dapat mengikuti kegiatan city ride ini. Pengunjung juga berkesempatan untuk melakukan test ride Royal Enfield di arena khusus dengan 4 unit sepeda motor yakni Classic 350, Classic 500, Bullet 350 dan Bullet 500. Kegiatan menarik lainnya adalah Live Sketch Royal Enfield Custom Bike, dimana 2 sketch artists membuat karya visualisasi langsung berupa konsep modifikasi dengan basis motor Royal Enfield bagi setiap pengunjung yang tertarik untuk memodifikasi sepeda motor. Karya sketch ini diberikan secara gratis oleh sketch artists.

 

Bagi para pengunjung yang ingin mengikuti ‘RE-Ride Jogja’ pada tanggal 8 Oktober 2017, dapat mendatangi booth Royal Enfield di area A7-A9 untuk mendaftarkan diri melalui tim yang bertugas. Perjalanan ‘RE-Ride Jogja’ bagi para pengunjung serta influencer akan dimulai pada pukul 13.00 WIB dari Jogja Expo Center (JEC), tempat berlangsungnya Kustomfest dan kembali lagi pada pukul 17.00 WIB, melintasi rute dalam kota Jogjakarta menyusuri perbukitan menuju ke pantai di daerah gunung Kidul.

 

“Kami ingin selalu menghadirkan pengalaman yang berbeda dan berkesan bagi para penggemar sepeda motor. Dengan semakin berkembangnya budaya modifikasi di tanah air, kehadiran Royal Enfield dengan filosofi Pure Motorcycling-nya tentu menambah platform kreasi bagi para riders yang juga penggiat modifikasi untuk mengekspresikan diri dan hobi mereka,” tambah Ade Sulistioputra.