Menyinggung, Iklan Diprotes!

Mereka berpendapat bahwa iklan Burger King, “Texican Whopper Burger” yang beredar di Eropa merupakan sebuah penghinaan besar kepada mereka. Iklan yang menggambarkan hubungan yang kompak antara seorang cowboy Amerika dan seorang pegulat Mexico ini ingin mengilustrasikan kombinasi rasa dari burger yang bercitarasa Texas dengan sedikit bumbu Mexico.
Hal yang membuat masyarakat Mexico marah adalah pegulat Mexico yang ditampilkan dalam iklan tersebut digambarkan dengan seseorang berpostur tubuh pendek dan menggunakan pakaian dengan mantel bercorak seperti warna bendera Mexico. Sedangkan cowboy Amerika digambarkan dengan orang yang berpostur tubuh kurus – tinggi. Di versi TVCnya mereka kemudian menjadi partner sekamar yang saling “mengisi” dan kompak.
“Iklan ini merendahkan citra negara kami dengan menggunakan bendera Meksiko secara tidak pantas,” protes Duta Besar Meksiko untuk Spanyol Jorge Zermeno. Sang Dubes ini melanjutkan pernyataannya bahwa orang-orang Mexico sangat menghormati bendera Negara mereka. Bahkan pemerintah telah menetapkan aturan yang sangat ketat dalam penggunaannya. Dan Ia meminta agar iklan tersebut segera dihentikan.
Ini bukan kali pertama outlet makanan cepat saji menyinggung perasaan orang-orang Mexico.
Orang-orang Mexico dan Spanyol di Amerika Serikat menolak iklan Taco Bell tahun 1990 yang menggambarkan anjing Chihuahua yang dapat berbicara menggunakan aksen Meksiko.
Penggunaan simbol-simbol kaum/kelompok tertentu seperti juga simbol kenegaraan dalam beriklan memang merupakan hal yang sangat perlu dipertimbangkan secara matang, hal ini terlalu sensitif. Terutama karena latar belakang budaya dan kepentingan yang berbeda, pemahaman tentang iklan tersebut juga bisa menjadi sangat berbeda.
Sumber:
nydailynews.com