{"id":6556,"date":"2017-06-06T10:30:02","date_gmt":"2017-06-06T03:30:02","guid":{"rendered":"http:\/\/fortuneindo.com\/read\/?p=6556"},"modified":"2019-03-26T15:28:37","modified_gmt":"2019-03-26T15:28:37","slug":"tips-for-optimizing-content-marketing-strategies","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/foru.co.id\/id\/blog\/2017\/06\/06\/tips-for-optimizing-content-marketing-strategies\/","title":{"rendered":"Tips Mengoptimalkan Strategi Content Marketing"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/foru.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/content-marketing-strategy.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-6047\" src=\"https:\/\/foru.co.id\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/content-marketing-strategy-300x225.jpg\" alt='' width=\"300\" height=\"225\" \/><\/a>Semakin bertumbuhnya pemasaran digital, maka <em>content marketing<\/em> pun semakin berperan penting. Namun begitu, banyak dari pemasar yang meremehkan strategi dalam melakukan konten marketing. Padahal, strategi sangat penting untuk dijalankan.<br \/>\nSetidaknya Anda harus memikirkan secara matang bagaimana cara mengolah pesan yang keluar agar dapat dinikmati konsumen dan mendapat impact yang baik.<br \/>\nCC Chapman, penulis \u201c<em>Content Rules<\/em>\u201d memberikan beberapa tips untuk para komunikator dalam mengembangkan bisnis konten marketing.<br \/>\n<strong>1. Kembangkan strategi<\/strong><br \/>\nAda satu ungkapan dari Abraham Lincoln , \u201cBeri saya enam jam untuk menebang pohon dan saya akan menghabiskan empat jam pertama untuk mengasah kapak.\u201d Ini menjelaskan bahwa mengembangkan ide strategi itu sangat penting. Jangan sekali \u2013 kali mencoba untuk masuk ke dalam konten marketing tanpa ide yang matang, apa lagi mengharap hasil yang besar dengan itu.<br \/>\nKarenanya, sangat baik untuk memikirkan, \u201cKenapa konten marketing?\u201d, Apakah strategi ini sudah tepat?\u201d, \u201cBerapa anggaran yang dimiliki?\u201d, \u201cDan bagaimana cara agar bisa membuat kreasi konten yang berkelanjutan?\u201d.<br \/>\n<strong>2. Buat website<\/strong><br \/>\nWebsite sangat penting untuk mengelola konten marketing Anda. Dengan adanya website, Anda bisa menuliskan segala yang ingin Anda promosikan, tidak terbatas oleh karakter. Pastikan juga Anda bisa memperbarui dan mengupdate website Anda, ini sangat penting untuk memberi kesan segar pada website Anda.<br \/>\n<strong>3. Bangun jejaring sosial<\/strong><br \/>\nBangun di sini maksudnya tak hanya membuat akun jejaring sosial atas nama bisnis saja, tapi Anda juga perlu untuk membangun pola komunikasinya. Lebih baik lagi bila Anda membuat komunitas aktif di jejaring sosial. Bila sudah demikian, akan mudah bagi Anda untuk menggerakkan mereka menuju situs Anda dan tertarik pada produk \u2013 produk tersebut. Keberadaan komunitas juga akan membentuk loyalitas konsumen.<br \/>\n<strong>4. Membangun kalender editorial<\/strong><br \/>\nAplikasi dan interface seperti Google Docs atau Google Calendar sangat berguna untuk kolaborasi tim. Chapman menjelaskan, \u201cMulailah dari bulan depan, setelah itu ketahui periode penjualan Anda, cari tahu pesaing Anda, dan susun tenggat waktunya, Kemudian mencari tahu apa yang bisa Anda lakukan dengan konten Anda.<br \/>\n<strong>5. Posting gambar<\/strong><br \/>\nTentu Anda menginginkan setiap konten di website dapat langsung di share ke jejaring sosial bukan? Untuk itu, Anda perlu memposting gambar yang sesuai dengan konten tersebut. Gambar akan berguna sebagai preview calon konsumen Anda, tidak hanya itu, tampilan gambar juga lebih menarik ketimbang tulisan yang panjang lebar. \u201cKata-kata sangat hebat, tapi gambar lebih baik,\u201d jelas Chapman.<br \/>\n<span style=\"font-size: 8pt;\"><em>sumber: PRNewsonline<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semakin bertumbuhnya pemasaran digital, maka content marketing pun semakin berperan penting. Namun begitu, banyak dari pemasar yang meremehkan strategi dalam melakukan konten marketing. Padahal, strategi sangat penting untuk dijalankan. Setidaknya Anda harus memikirkan secara matang bagaimana cara mengolah pesan yang keluar agar dapat dinikmati konsumen dan mendapat impact yang baik. CC Chapman, penulis \u201cContent Rules\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":6047,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[227,92],"tags":[1654,2170,2171,2172,1582,447,1965],"class_list":["post-6556","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","category-marketing","tag-article","tag-consumer-loyalty","tag-content-marketing-business","tag-content-marketing-strategy","tag-customers","tag-marketers","tag-social-network"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6556"}],"collection":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6556"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6556\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9607,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6556\/revisions\/9607"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6047"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6556"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6556"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6556"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}