{"id":6170,"date":"2016-07-19T13:23:30","date_gmt":"2016-07-19T06:23:30","guid":{"rendered":"http:\/\/fortuneindo.com\/read\/?p=6170"},"modified":"2016-07-19T13:23:30","modified_gmt":"2016-07-19T06:23:30","slug":"peluang-bisnis-dibalik-demam-pokemon-go","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/foru.co.id\/id\/blog\/2016\/07\/19\/peluang-bisnis-dibalik-demam-pokemon-go\/","title":{"rendered":"Peluang Bisnis Dibalik Demam Pokemon Go"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Helvetica','sans-serif';\"><a href=\"https:\/\/foru.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/pokemon-go-pikachu-277x190.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-thumbnail wp-image-6171\" src=\"https:\/\/foru.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/pokemon-go-pikachu-277x190-150x150.jpg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/a>Dunia game, khususnya di<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><em><span style=\"font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">smartphone<\/span><\/em>, sedang heboh-hebohnya. Para pemain berlomba-lomba berlari keluar rumah, bepergian ke lokasi tertentu, dan menangkap monster, yang kebanyakan lucu dan imut, bernama Pokemon. Ya, dunia saat ini sedang keranjingan sebuah game baru bernama Pokemon Go.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Lantas, apakah sebenarnya Pokemon Go itu? Ini merupakan game berbasis<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><em><span style=\"font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">augmented-reality<\/span><\/em><span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span>yang dikembangkan oleh Pokemon Company bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic. Teknologi yang dikenal dengan nama<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><em><span style=\"font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Augmented Reality<\/span><\/em><span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span>(AR) inilah yang disinyalir menjadi kunci popularitas game tersebut.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Pada umumnya, Pokemon Go merupakan game gratis untuk Android dan iOS, mengizinkan pemainnya untuk menangkap Pokemon yang tersembunyi di berbagai lokasi dunia nyata.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Popularitas &#8220;Pokemon Go&#8221; membuat Nintendo, sebagai pemilik merek tersebut, kebanjiran untung. Kini mereka berniat mendapatkan keuntungan lebih besar dengan cara menanamkan iklan virtual berbasis lokasi.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Rencana tersebut diungkap oleh John Hanke, seorang<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><em><span style=\"font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Chief Executive<\/span><\/em><span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span>di Niantic, perusahaan yang mengembangkan Pokemon Go bersama dengan Nintendo. Menurutnya, bentuk iklan tersebut berupa sebuah lokasi bersponsor.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">\u201cAda komponen kedua dalam model bisnis kami di Niantic, bentuknya berupa konsep lokasi khusus yang disponsori merek tertentu. Mereka membayar agar lokasinya (di dunia nyata) menjadi lokasi khusus dalam peta virtual,\u201d terang Hanke.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Permainan Pokemon Go memang memadukan peta dunia nyata dengan peta virtual. Pemain pun diminta mendatangi lokasi tertentu di dunia nyata untuk menemukan monster, Pokestop atau bertanding di Gym virtual.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Dengan memanfaatkan cara bermain ini, maka bisa saja pengiklan mensponsori titik tertentu untuk dijadikan Pokestop atau Gym. Pemain pun otomatis akan berkumpul di lokasi ini. Bahkan di Indonesia sendiri sudah ada beberapa tempat atau fasilitas yang melakukan promosi dengan memanfaatkan fitur ini. Contohnya seperti ACE Hardware yang menjalankan kampanye dengan hashtag #PokemondiACE. Toko peralatan rumah tangga dan furniture ini memanfaatkan Pokemon GO untuk mengundang orang-orang mengunjungi toko mereka. Bisa dipastikan, akan banyak fasilitas umum atau pun tempat berbelanja lainnya yang bakal memanfaatkan Pokemon GO sebagai sarana promosi untuk meningkatkan penjualan.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Selain model monetisasi berbasis lokasi, sebenarnya Pokemon Go sudah memiliki cara lain untuk mereguk untung dari para pemburu Pokemon. Bentuknya berupa benda-benda yang jadi kebutuhan berburu dan mesti dibeli menggunakan uang sungguhan (<em><span style=\"font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">in-app purchase<\/span><\/em>). Misalnya Incense untuk memanggil Pokemon atau<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><em><span style=\"font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Egg Incubator<\/span><\/em><span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span>yang bisa dibeli dari toko virtual.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 8pt;\"><em><span style=\"font-family: Helvetica, sans-serif;\">sumber:<\/span><\/em><i><span style=\"font-family: Helvetica, sans-serif;\"><br \/>\n<em><span style=\"font-family: 'Helvetica','sans-serif';\">Adage.com, googling<\/span><\/em><\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dunia game, khususnya di\u00a0smartphone, sedang heboh-hebohnya. Para pemain berlomba-lomba berlari keluar rumah, bepergian ke lokasi tertentu, dan menangkap monster, yang kebanyakan lucu dan imut, bernama Pokemon. Ya, dunia saat ini sedang keranjingan sebuah game baru bernama Pokemon Go. Lantas, apakah sebenarnya Pokemon Go itu? Ini merupakan game berbasis\u00a0augmented-reality\u00a0yang dikembangkan oleh Pokemon Company bekerja sama dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":6171,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[227],"tags":[1748,21,492,1906,1029,1907,1604,1908,110,1909,1910,1911,1912,913,1813,1744,1101,1913,1914,1915],"class_list":["post-6170","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-android","tag-business","tag-campaign","tag-game","tag-games","tag-hastag","tag-iklan","tag-ios","tag-kampanye","tag-lokasi","tag-niantic","tag-nintendo","tag-pokemon-go","tag-promosi","tag-promotional","tag-sales","tag-smartphone","tag-sponsor","tag-virtual-gym","tag-virtual-pokestop"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6170"}],"collection":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6170"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6170\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6171"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}