{"id":19636,"date":"2017-05-18T09:54:13","date_gmt":"2017-05-18T02:54:13","guid":{"rendered":"http:\/\/fortunepr.com\/?p=19636"},"modified":"2017-05-18T09:54:13","modified_gmt":"2017-05-18T02:54:13","slug":"berjodohnya-lunch-actually-group-dan-setipe-com-untuk-membantu-jomblo-di-indonesia-wujudkan-kehidupan-percintaan-yang-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/foru.co.id\/id\/blog\/2017\/05\/18\/berjodohnya-lunch-actually-group-dan-setipe-com-untuk-membantu-jomblo-di-indonesia-wujudkan-kehidupan-percintaan-yang-sehat\/","title":{"rendered":"Berjodohnya Lunch Actually Group dan Setipe.com Untuk Membantu Jomblo di Indonesia Wujudkan Kehidupan Percintaan Yang Sehat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta, 17 Mei 2017 \u2013<\/strong> <strong>Lunch Actually Group dan Setipe.com<\/strong> merayakan resepsi pernikahan mereka hari ini, setelah resmi diumumkan di awal bulan yang sama. Kerjasama ini direalisasikan setelah \u2018berkencan\u2019 selama setahun lebih, dibangun dengan landasan komitmen untuk membantu para lajang menemukan dan merealisasikan ekspektasi atas diri seorang pasangan, sehingga kualitas hidup yang lebih baik dapat diwujudkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Komitmen tersebut juga didasari oleh studi <strong><em>Grant and Glueck Study<\/em><\/strong> yang dilakukan Harvard selama lebih dari 80 tahun, mengatakan bahwa kualitas relasi, baik dengan teman, sahabat, keluarga maupun pasangan hidup merupakan faktor terpenting dan paling berpengaruh dalam kehidupan seseorang. Kualitas hubungan inilah yang menjadi faktor penting dalam menentukan kesehatan fisik dan psikologis seorang individu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun di lain pihak, fakta lain juga muncul. Belum menemukan pasangan yang tepat selalu menjadi alasan banyak orang di kota-kota besar memilih tetap melajang. Studi yang dilakukan <strong>Lunch Actually Group (2015) <\/strong>mengungkapkan beberapa alasan yang dipilih oleh responden mereka yang masih lajang, di antaranya; karena sibuk dengan kehidupan pekerjaan susahnya mendapatkan orang yang diinginkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cIni yang menjadi alasan Lunch Actually Group bekerja sama dengan Setipe.com. Kami sangat ingin membantu para lajang di Indonesia bukan hanya sebatas menemukan pasangan yang tepat, tapi juga mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik lagi pada jangka panjang,\u201d ungkap <strong>Violet Lim<\/strong>, <strong>CEO Lunch Actually Group<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Lunch Actually Group<\/strong> \u2013 <em>premium dating service<\/em> terbesar dan terdepan di Asia selama 13 tahun \u2013 didirikan oleh Violet, yang juga menjadi orang Asia pertama yang mendapatkan sertifikat resmi dari <em>Matchmaking Institute<\/em> <em>New York<\/em>. Dengan kerinduan dan komitmen untuk membantu para lajang menghemat waktu dan usaha dalam mencari pasangan, biro jodoh <em>offline<\/em> Lunch Actually terlebih lagi hanya mempertemukan mereka yang benar-benar serius dan cocok.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Misi tersebut dimiliki juga oleh <strong>Setipe.com<\/strong> dan kemudian memunculkan <em>chemistry<\/em> di antara keduanya. Setipe.com yang merupakan <em>online dating<\/em> lokal yang diluncurkan pada tahun 2014, sudah berhasil menikahkan lebih dari 200 pasangan di Indonesia. Peran <em>mak comblang<\/em> di sini berupa sistem algoritma, yang hanya memperkenalkan anggota jika memiliki nilai kecocokan tinggi berdasarkan tes untuk mengenali kepribadian mereka. \u201cKami memiliki komitmen serta visi dan misi yang seirama. Inilah alasan utama yang membuat kami memutuskan untuk melangkah bersama dengan tujuan membantu para lajang untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik melalui hubungan percintaan yang baik dan sehat,\u201d ujar Violet lagi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Memadukan layanan kencan<em> online <\/em>dan<em> offline<\/em>, Lunch Actually Group dan Setipe.com yakin ini menjadi jawaban bagi para lajang di Indonesia yang mencari pasangan serius. Metode ini menggabungkan cara \u2018konvensional\u2019 secara modern, di mana kriteria yang diinginkan dapat diterjemahkan dengan sangat personal, dan alat algoritma yang memperhitungkan kecocokan dapat membantu mempercepat prosesnya. \u201dIni sesuai dengan karakter lajang Indonesia yang masih lekat dengan budaya Timur, namun sudah mengadopsi tren modern lewat digital,\u201d jelas <strong>Razi Thalib<\/strong>, Founder dan CEO Setipe.com yang kini juga menjabat sebagai Country Head Lunch Actually Indonesia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Razi menambahkan, dengan pengalaman dan reputasi Lunch Actually Group dan Setipe.com yang telah sukses menjodohkan banyak anggota hingga ke pernikahan, ia optimis kerjasama keduanya dapat lebih mempunyai nilai tambah bagi para lajang dalam menemukan pasangan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Apalagi, kecocokan antar dua pribadi dalam satu hubungan adalah awal yang sangat menentukan semuanya. Menurutnya terpenuhinya kebutuhan serta ekspektasi seseorang dalam mencari pasangan menjadi landasan penting untuk membangun sebuah hubungan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cHubungan yang sehat untuk jangka waktu yang panjang dapat terwujud jika ada kecocokan satu sama lain. Namun terkadang untuk beberapa orang masih sulit menentukan apa yang menjadi kebutuhan dan apa keinginan mereka. Untuk itulah layanan kencan ini hadir, agar para lajang lebih membuka diri dan lebih mengenal diri mereka sendiri dalam mencari pasangan,\u201d tutup Razi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 17 Mei 2017 \u2013 Lunch Actually Group dan Setipe.com merayakan resepsi pernikahan mereka hari ini, setelah resmi diumumkan di awal bulan yang sama. Kerjasama ini direalisasikan setelah \u2018berkencan\u2019 selama setahun lebih, dibangun dengan landasan komitmen untuk membantu para lajang menemukan dan merealisasikan ekspektasi atas diri seorang pasangan, sehingga kualitas hidup yang lebih baik dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":19637,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[2307],"tags":[],"class_list":["post-19636","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsroom"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19636"}],"collection":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19636"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19636\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}