{"id":1021,"date":"2013-03-13T07:24:37","date_gmt":"2013-03-13T00:24:37","guid":{"rendered":"http:\/\/fortuneindo.asikwap.com\/?p=1021"},"modified":"2013-03-13T07:24:37","modified_gmt":"2013-03-13T00:24:37","slug":"strategi-dalam-menciptakan-iklan-yang-efektif-dan-menarik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/foru.co.id\/id\/blog\/2013\/03\/13\/strategi-dalam-menciptakan-iklan-yang-efektif-dan-menarik\/","title":{"rendered":"Strategi dalam Menciptakan iklan yang Efektif dan Menarik"},"content":{"rendered":"<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\"><b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11.5pt; font-family: Calibri, sans-serif; color: #333333;\">Sapto Handriyanto dalam ajang B\u2019SNAP 2013 di Universitas Binus<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\"><span style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\"><a href=\"https:\/\/foru.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/IMG_9318-e1367468836914.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-medium wp-image-3031\" alt=\"IMG_9318\" src=\"http:\/\/fortuneindo.com\/read\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/IMG_9318-300x199.jpg\" width=\"300\" height=\"199\" \/><\/a>Banyak cara untuk membuat sebuah iklan agar dapat menarik perhatian banyak orang, namun tidak banyak iklan yang<\/span><span style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\">\u00a0berusaha untuk menciptakan pelanggan. Karena tidak jarang ada iklan yang hanya mengedepankan sisi menariknya. Memang benar bahwa iklan itu harus bisa menarik perhatian orang. Iklan yang menarik itu adalah hal yang wajib, karena adanya iklan yang menarik akan membuat orang mau memperhatikan dan menyimak iklan tersebut lalu kemudian membeli <em>brand <\/em>yang dipromosikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\">\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\"><span style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\">Atas dasar itu lah Binus TV sebagai media televisi komunitas dari Universitas Binus mengundang Sapto Handriyanto selaku <\/span><i style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\">Director of Innovation &#038; Business Development <\/i><span style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\">dari Fortune Indonesia sebagai pembicara dalam seminar yang berjudul <\/span><i style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\">How to Make A Good Commercial Advertising <\/i><span style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\">pada 22 Februari lalu<\/span><i style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\">.<\/i><span style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\"> Bertempat di auditorium kampus Anggrek Jakarta Barat, acara yang merupakan rangkaian dari ajang B\u2019SNAP 2013 yang mengangkat tema <\/span><i style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\">Beyond Creativity<\/i><span style=\"font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 18pt;\"> ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\">\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\"><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">Dalam seminar ini peserta diberikan strategi \u00a0bagaimana membuat <i>advertising <\/i>yang menarik di mata konsumen dan membuat <i>advertising <\/i>tersebut menjadi lebih efektif. \u201c<i>Advertising<\/i> bukanlah sebuah ilmu pengetahuan tetapi adalah sebuah seni, dengan begitu peraturan \u2013 peraturan yang ada di dunia dunia periklanan dapat dipatahkan demi mencapai keefektifan komunikasi lewat <i>advertising<\/i>,\u201d ujar Sapto.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\">\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\"><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">Sapto menambahkan, Iklan adalah seni untuk membujuk konsumen atau mengubah sikap mereka terhadap sesuatu dengan cara mendramatisir fakta tentang hal tersebut. Dan untuk membuat sebuah iklan menjadi menarik serta menempel di dalam ingatan para konsumen maka harus diciptakan ide-ide kreatif yang dapat membuahkan iklan yang menarik. Iklan tersebut nantinya akan menciptakan kenangan dan perasaan positif yang mempengaruhi perilaku seseorang dari waktu ke waktu yang nantinya dapat mendorong orang tersebut untuk membeli sesuatu di kemudian hari.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\">\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\"><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\"><a href=\"http:\/\/fortuneindo.com\/read\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/Pak_Sapto.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-3032\" alt=\"Pak_Sapto\" src=\"http:\/\/fortuneindo.com\/read\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/Pak_Sapto-300x199.jpg\" width=\"300\" height=\"199\" \/><\/a>Lebih lanjut Sapto menjelaskan 7 aturan untuk menghasilkan sebuah \u00a0<i>print ad advertising<\/i> agar dapat menarik perhatian para konsumen. Pertama harus memiliki sebuah <i>visual key<\/i> yang \u00a0memiliki keunikan tersendiri, kuat serta berbeda, sebab orang jauh lebih mudah mengingat apapun yang kelihatan berbeda. Selalu ingat pula bahwa keunikan punya nilai jual yang lebih tinggi. \u00a0Kedua, <\/span><i><span style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">Don&#8217;t over-do Rule #1<\/span><\/i><span style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\"> <i>&#8212; be strong, but not too strong<\/i><\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">, berbeda boleh tetapi jangan terlalu berlebihan. Ketiga, Jangan menggunakan seks sebagai visual key, terutama jika Anda menargetkan laki-laki. Strategi selanjutnya, <\/span><i><span style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">The ad must keep tight control over the readers&#8217; line of sight and scan path<\/span><\/i><i><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">. <\/span><\/i><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">Kelima, Pastikan menggunakan logo yang menonjol dan mudah diingat. keenam, hindari terciptanya <i>multiple visual key, <\/i>agar para konsumen dapat fokus dengan hanya satu visual key yang kuat dan memiliki keunikan tersendiri. Dan strategi terakhir buatlah mereka membaca <i>copy text<\/i> dari print ad tadi. Dengan <i>visual key<\/i> dan <i>text copy<\/i> yang <i>eye catching<\/i> para konsumen tadi pasti akan tergoda untuk melihat dan membacanya lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\">\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\"><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">Untuk memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai efektifitas di dunia periklanan kepada peserta seminar, Sapto juga memutarkan beberapa video<\/span><i><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">case<\/span><\/i><i><span style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">study <\/span><\/i><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">kepada peserta. Video \u2013 video ini adalah kumpulan iklan-iklan dari brand ternama yang telah berhasil memenangkan beberapa ajang penghargaan di kancah internasional. Turut Diselipkan pula video harlem shake yang sedang \u2018booming\u2019 di seluruh dunia. \u00a0Bagi Sapto, kreatif bukan Cuma persoalan ide. \u201ctetapi bagaimana mewujudkan ide tersebut menjadi kenyataan,\u201dtambahnya lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\">\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\"><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\"><a href=\"http:\/\/fortuneindo.com\/read\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/DSC04004.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-medium wp-image-3052\" alt=\"DSC04004\" src=\"http:\/\/fortuneindo.com\/read\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/DSC04004-300x225.jpg\" width=\"300\" height=\"225\" \/><\/a>Melengkapi semua itu, Sapto mengingatkan peserta yang di do<\/span><span style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">m<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">i<\/span><span style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">n<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">asi dari para mahasiswa yang nantinya akan menjadi generasi penerus di dunia periklanan tanah air, bahwa untuk mencipatakan sebuah iklan yang menarik dibutuhkan kumpulan elemen yang membutuhkan banyak sekali keunggulan tentang produk untuk dikomunikasikan. Dan nantinya dapat mengguncang <i>believe <\/i>seseorang sehingga ia mau berubah pikiran <\/span><span style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">untuk<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\"> membeli atau percaya pada produk yang dipromosikan tersebut. \u201ctapi jika tidak ada sesuatu yang bisa dikomunikasin lagi di dalam sisi tersebut perkuat saja dua sisi yang lain <i>yaitu stopping power<\/i> dan <i>sticking power<\/i>nya dengan begitu orang akan berhenti untuk melihat dan akan ingat dengan iklan tersebut,\u201dtukas Sapto.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\">\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\">\n<p style=\"margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt; vertical-align: baseline;\"><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif;\">Para peserta memang mengaku semakin termotivasi setelah mendengar pemaparan narasumber dalam seminar. \u201cTadi Pak Sapto asik banget nyampein materinya, dia bisa menyampaikan materinya dengan pas. Jadi, pesannya betul-betul sampai ke saya. Apalagi, seminar ini juga menyuguhkan buah karya para pemenang ajang penghargaan di bidang periklanan. Ini pencerahan luar biasa bagi kami yang selama ini hanya ditempa teori di bangku kuliah,\u201dtutup Yessy Valencia. (FP)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sapto Handriyanto dalam ajang B\u2019SNAP 2013 di Universitas Binus Banyak cara untuk membuat sebuah iklan agar dapat menarik perhatian banyak orang, namun tidak banyak iklan yang\u00a0berusaha untuk menciptakan pelanggan. Karena tidak jarang ada iklan yang hanya mengedepankan sisi menariknya. Memang benar bahwa iklan itu harus bisa menarik perhatian orang. Iklan yang menarik itu adalah hal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":3031,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[192],"tags":[189,1452,1453,1214,91,1454,1455,1456,188,1457],"class_list":["post-1021","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-general","tag-acara","tag-commercial-advertising","tag-jakarta-barat","tag-karena","tag-lalu","tag-namun","tag-perasaan","tag-rangkaian","tag-serta","tag-universitas-binus"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1021"}],"collection":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1021"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1021\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1021"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1021"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/foru.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1021"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}