Follow-your-Passion“If you follow your passion, you’ll never work a day in your life.”
– Tony Bennet –

Seringkali kita mendengar kalimat indah tentang ‘work with passion’ seperti di atas, dan melihat banyak juga orang orang yang bekerja mengikuti passion-nya dan sukses sehingga membuat kita berdecak kagum. Dengan passion, kita dapat bekerja sepenuh hati dan mendapatkan kepuasan akan hasilnya.

 

Namun, apakah cukup hanya dengan passion? Apakah menjadi alasan untuk tidak memberikan upaya yang maksimal jika kita tidak bekerja sesuai dengan passion?

Ada beberapa hal yang perlu diingat tentang passion:

Passion tanpa kompetensi, disiplin, dan kerja keras adalah omong kosong.
Butuh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang mendukung passion yang harus kita tingkatkan setiap waktu dengan kerja keras dan disiplin. Walaupun seringkali menjadikan kita tak mengenal waktu atau bahkan mengorbankan kepentingan diri.

Passion berkembang secara bertahap, bersabarlah.
Banyak passionate people yang awalnya hanya coba-coba, kecemplung, bahkan tidak sesuai harapan dalam menjalani pekerjaannya. Namun, mereka tidak pernah berhenti mencoba, memperbaiki diri, dan bersabar dengan prosesnya. Dedikasi dan keinginan yang kuat.

Buatlah diri menjadi yang terbaik di bidangnya.
Semakin baik kita dalam melakukan sesuatu, semakin kita dapat memberikan dampak positif kepada orang lain, kontribusi yang bermakna, dan respek. Tetaplah berkembang dan bertumbuh dengan keinginan untuk terus belajar.

Berkontribusi dan bermakna.
Passion itu bukan hanya menghabiskan waktu sendiri, tetapi juga harus bermanfaat bagi orang lain. Kepuasan yang besar akan didapat dengan berbagi.

So, passionate people…
Butuh lebih dari sekedar passion untuk bisa sukses dalam menjalani profesi.

Oleh Vicky Fitraza Kosmaya