Jakarta – Pemerintah Jepang tampaknya semakin memberikan perhatian khusus bagi para wisatawan Muslim yang bertandang ke negaranya. Jepang kini bahkan telah menyediakan sertifikasi produk makanan dibawah pengawasan Nippon Asia Halal Association (NAHA).

Baru-baru ini, untuk mendukung perkembangan kunjungan wisatawan asing ke Jepang, khususnya Kyushu, sejumlah wisatawan Indonesia pun diundang oleh Pemerintah Jepang untuk berkunjung menikmati budaya dan makanan khas Jepang di Kyushu.
Di akhir rangkaian acara yang disponsori oleh Fukuoka Financial Group ini, Para wisatawan pun akan berkesempatan melakukan pertemuan langsung dengan pemerintah Fukuoka untuk memberikan masukan yang dapat diaplikasikan bagi pengembangan wisata halal di Jepang.

Salah satu Direksi PT Fortune Indonesia Tbk., Indira Abidin sebagai perwakilan Travindo Travel & Tours, salah satu unit usaha Fortune, pun turut serta sebagai salah satu wisatawan Indonesia yang hadir dalam kunjungan tersebut.

“Kesempatan memberikan masukan mengenai fasilitas halal ini adalah awal yang sangat baik. Masih banyak potensi wisatawan Indonesia, terutama apabila Jepang serius melayani kebutuhan wisatawan Muslim sebagai mayoritas Penduduk Indonesia. Para gubernur dan wali kota yang telah menyambut kami menunjukkan keseriusan tersebut. Semoga masukan-masukan kami dapat benar-benar mendukung berkembangnya wisata halal di Jepang”, ujar Indira dalam siaran pers yang diterima Investor Daily.

Dalam rangkaian acara yang dimulai pada 30 November 2015 – 3 Desember 2015 ini, Indira juga turut serta dalam persiapan halal tourism, pembahasan diversifikasi pangan, hidup sehat dengan pola makan harapan, dan juga membuat hashtag #kyushuhalaltour.

Sebagai salah satu negara muslim yang menyumbangkan angka wisatawan paling tinggi ke Jepang, Indonesia mampu mencatat sebanyak 160.000 kunjungan pada akhir tahun 2014.

Data yang diperoleh dari Japan National Tourism Organisation (JNTO) ini pun mencatat kenaikan signifikan sebanyak 24 % terhitung sejak Februari 2014 hingga Februari 2015, setelah pemberlakukan e-passport yang tentunya semakin memudahkan para wisatawan untuk melancong ke negeri matahari itu.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh seroang profesor asal Waseda University pun menunjukkan bahwa Indonesia merupakan penyumbang angka terbesar bagi komunitas Muslim di Jepang yakni sebanyak 21 persen, disusul oleh Timur Tengah dan Malaysia.

Sumber : www.beritasatu.com