WE Online, Jakarta – PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) membukukan pendapatan sebesar Rp431,9 miliar di tahun 2015. Angka tersebut terjadi peningkatan 6,82% dari tahun sebelumnya Rp404,32 miliar. Laba komprehensif FORU juga tumbuh dari Rp3,44 miliar menjadi Rp3,66 miliar atau tumbuh 6,32%.

Dari tiga core bisnis yang dijalankan perusahaan, jasa periklanan masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar mencapai 8,86%, atau tumbuh dari Rp368,81 miliar di 2014 menjadi Rp401,47 miliar. Pencapaian di segmen ini, disebabkan oleh meningkatnya pendapatan pada Media Televisi, Media Cetak, dan Media Radio masing-masing sebesar 10,35%; 60,56%; 10,45%; dan 5,27%.

Menurut Direktur Utama Fortune Indonesia, Aris Boediharjo, pencapaian tersebut sanggat membanggakan, sebab di tengah perlambatan ekonomi global yang terjadi dan industri periklanan nasional yang hanya tumbuh 2% pada 2015, FORU tetap mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis yang positif.

“Seluruh pencapaian tersebut tak lepas dari berbagai kebijakan strategis yang direncanakan dengan matang dan diaktualisasikan secara tepat guna. Kami mengedepankan keunggulan dari bisnis yang terintegrasi dan fokus pada segmen-segmen yang masih memberikan profitabilitas, salah satunya segmen digital yang sedang tumbuh dengan pesat,” ujar Aris.

Salah satu prestasi FORU yang membanggakan, kembali menjadi perwakilan Manchester City untuk memperbesar fanbase-nya di Indonesia. Jiwasraya merupakan klien FORU yang menjalin kerjasama dengan dengan club bola level internasional itu di 2015. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah produksi TV Commercial yang pengambilan gambarnya berlangsung di Etihad Stadium Manchester dan melibatkan empat top player Manchester City.

Aris menambahkan, perkembangan digital sedikit mengubah prospek bisnis dimana hampir semua kegiatan bisnis pindah ke mobile. Untuk menghadapinya perusahaan meluncurkan berbagai program yang relevan. Kegiatan lainnya juga berupa akuisisi perusahaan yang memiliki segmen bisnis yang sama, ini ditandai dengan bergabungnya Rajawali.

“Kami juga mempersiapkan organisasi dan infrastruktur yang mendukung,” imbuhnya.

Direktur FORU menambahkan pergeseran dari kegiatan periklanan ke Public Relations, juga menunjukkan kegiatan klien dari untuk meningkatkan penjualan menjadi untuk meningkatkan reputasi perusahaan. Kilen di segmen ini kebanyakan perusahaan baru atau start up bisnis yang berkaitan dengan ecommerce.

Dengan strategi tersebut, perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan perusahaan di tahun 2016 akan menjadi lebih baik.

“Tahun ini kami targetkan tumbuh 10%, atau setidaknya tidak kurang dari tahun kemarin,” pungkas Yuliana Leonarda.

Tag: PT Fortune Indonesia Tbk

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Agus Aryanto