JAKARTA – Emiten bidang kehumasan dan periklanan, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), berencana melakukan aksi korporasi dengan mengakuisisi perusahaan digital.

Direktur Utama PT Fortune Indonesia Tbk, Aris Boediharjo, mengatakan terdapat tiga perusahaan yang sedang dibidik untuk dijajaki akuisisi. “Prosesnya cukup memakan waktu. Namun, kalau salah satu dari tiga perusahaan itu bisa segera diakuisisi maka pelaksanaanya bisa dilakukan tahun ini. Jadi, untuik sementara ini baru satu yang sudah lebih dekat untuk diakuisisi,” ungkapnya dalam paparan publik di Jakarta, Rabu (1/6).

Aris menjelaskan ketiga perusahaan tersebut memiliki platform digital. Ia memberi contoh backboard company yang sekarang sudah mulai digital dan sudah mulai LED. “Jadi digital itu bayangannya bukan di apps mobile saja tapi lebih dari itu,” jelasnya.

Aris menambahkan, memang banyak perusahaan yang didekati tapi yang prioritas untuk diakuisisi ada satu perusahaan. Semua perusahaan tersebut adalah digital company dan bukan perusahaan media konvensional.

FORU berencana untuk menjadi pemilik saham mayoritas dengan mengakuisisi perusahaan tersebut. Nilai investasi yang akan dikucurkan berasal dari kas internal. Namun, besaran angka yang akan dikucurkan direksi Fortune masih enggan mengatakan.

Iklan Televisi

Pendapatan Fortune pada 2015 masih lebih besar dari iklan televisi. Ke depan pun iklan televisi masih tetap akan bertumbuh. Oleh karenanya, bisnis konvensional masih akan bertumbuh.

Meskipun, kalau melihat growth di bisnis konvensional mulai stagnan sehingga berkurang pertumbuhannya, sementara di bisnis digital bertambah growth-nya namun belum bisa mengkompensasi nilai berkurangnya growth bisnis konvensional. “Growth digital yang sekian puluh persen kalau secara value, walaupun advertisingnya terkoreksi 1-2 persen, masih besar,” jelas Aris.

Sebagai gambaran pertumbuhan anggaran belanja iklan secara keseluruhan di Indonesia pada 2016 diprediksi akan mencapai 3,5-4 persen dengan nilai mencapai 160 triliun rupiah atau lebih.

Sumber : http://www.koran-jakarta.com/emiten-kehumasan-bakal-akuisisi-perusahaan-digital/